Eoscorearbitration.io

Petenis putri asal Jepang, Naomi Osaka, sukses menyapu titel juara pada turnamen Grand Slam US Open 2020.

Naomi Osaka menaklukkan Victoria Azarenka (Belarus) pada final US Open 2020 di Arthur Ashe Stadium, New York, Amerika Serikat, Minggu (13/9/2020) pagi WIB.

Kemenangan Naomi Osaka dicapai dalam tiga set sesudah dianya dibikin mati kutu oleh Victoria Azarenka pada set pembuka.

Azarenka melewati Osaka 1-6 pada set kesatu serta pimpin 3-0 pada set ke-2. Tetapi, keadaan beralih sesudah si musuh bangun dari kemerosotan.

Osaka bangun untuk merampas 10 dari 12 set selanjutnya. Pemain berumur 22 tahun itu juga dapat menutup kemenangan dengan score akhir 1-6, 6-3, 6-3.

 

 

“Saya cuma memikir jika akan membuat malu bila kalah dalam tempo kurang dari satu jam,” kata Osaka masalah comeback-nya pada set ke-2, dikutip BolaSport.com dari BBC.

Ini jadi gelar US Open ke-2 buat Osaka sekaligus juga gelar Grand Slam ke-3 selama profesinya.

Awalnya, mantan petenis tunggal putri nomor satu dunia itu jadi jawara US Open pada 2018 serta Australian Open pada 2019.

 

 

Valentino Rossi menghilang diakhir hingga tidak berhasil naik tribune di San Marino. Peluang Rossi finish tiga besar ada lagi di MotoGP Emilia Romagna.
Pembalap team pabrikasi Yamaha itu harus senang finish ke-4 dalam balapan di Circuit Misano, Minggu (13/9/2020). Start dari tempat ke-4, Rossi dapat menyodok di baris depan untuk membuntuti Franco Morbidelli nyaris di selama balapan.

Namun, diperputaran paling akhir Valentino Rossi disalip pembalap Suzuki Alex Rins selanjutnya kalah berkompetisi dengan Pecco Bagnaia serta Joan Mir. Pada prosedurnya, the Doctor melewati garis finish di belakang Mir (3), Bagnania (2), dengan beda 2,6 detik dari Morbidelli yang memenangkan lomba.

Hasil itu ikut gagalkan Rossi meraih tribune kedua-duanya di MotoGP 2020 selesai finish ke-3 di Andalusia, sekaligus juga tribune ke-200 dalam profesinya di kelas paling tinggi. Dapatkah Rossi capai torehan itu kesempatan ini?

“Saya benar-benar menunggu balapan lain di Misano. Pekan lantas saya hampir sekali, tetapi balapannya kepanjangan satu lap,” canda Rossi dikutip Speedweek.

“Saya ingin berkompetisi untuk tribune lagi, tetapi level di kelas premier ini tinggi serta persaingan dalam persaingan perebutan titel juara dunia ketat sekali,” sambung pembalap berumur 41 tahun ini.

Valentino Rossi sekarang tempati rangking ke enam klasemen sesaat MotoGP dengan pencapaian 58 point. Rossi mempunyai pencapaian angka

yang sama juga dengan rekanan segrupnya, Maverick Vinales (5),

serta cuma tertaut 18 point dari pembalap Ducati Andrea Dovizioso yang menempati tempat paling atas.

 

Marc Marquez masih mangkir di MotoGP 2020. Jorge Lorenzo juga mengulas dampak absennya Marquez ke persaingan berebutan titel juara dunia MotoGP sekarang ini.
Telah enam race dilaksanakan musim ini. Marc Marquez harus mangkir sesudah alami crash pada seri pertama di MotoGP Spanyol 2020.

Tanpa ada juara dunia MotoGP 6x itu, persaingan berebutan tribune paling atas musim ini mendatangkan banyak surprise. Serta dari enam race telah ada lima juara tidak sama, dengan empat salah satunya baru musim ini meraih kemenangan di MotoGP.

Menurut Jorge Lorenzo, juara dunia 3x di MotoGP, salah satunya alasan kejuaraan musim ini demikian sengit serta susah ditebak tidak terlepas dari ikut serta Dorna dalam penerapan peraturan yang buat ketimpangan antar-pabrikan jadi tipis sekali. Itu nampak dari waktu lap beberapa pembalap serta distribusi kemenangan selama ini.

Selain itu, tiadanya Marc Marquez dikatakannya berperanan besar sekali pada peta persaingan di MotoGP 2020 sekarang ini. Beberapa pembalap jadi lebih yakin diri.

“, jelas jika tidak ada pembalap paling kuat di grid telah berefek ke pikiran beberapa pembalap lain. Absennya Marc buat pembalap lain yakin mereka serius berkesempatan jadi juara dunia,” kata Jorge Lorenzo dalam wawancaranya dengan Autosport.

Absennya Marc Marquez di MotoGP 2020 tidak hanya berefek pada persaingan beberapa pembalap. Ada juga dampak negatif pada tim Honda

Dari enam balapan MotoGP 2020 selama ini, belumlah ada satu juga pembalap Honda yang dapat naik tribune.

Hal tersebut buat beberapa golongan menganggap untuk signal buat Honda untuk mengganti filosofi motornya. Tetapi Lorenzo percaya ini tidak akan berlangsung dalam tempo dekat, apabila Marc Marquez telah kembali ke trek serta terus meraih kemenangan. Serta bila Baby Alien tidak luka serta dapat balapan musim ini, dia tentunya akan menjadi lagi pembalap paling atas di persaingan perebutan titel juara dunia.

“Menurut saya, itu akan tergantung pada berapa bersaing motornya pada bermacam circuit meskipun sekarang ini tidak disangsikan lagi jika dia masih merupapakan pembalap yang sangat kuat serta lengkap di grid. Saya percaya (bila tidak mangkir) dia akan memenangkan balapan

serta berkompetisi dalam persaingan perebutan titel juara dunia,” tutur Jorge Lorenzo masalah absennya Marc Marquez di MotoGP 2020.

Dengan cara bercanda, Valentino Rossi menyebutkan telah pelihara ‘ular’ yang ‘mengigit’ di MotoGP San Marino 2020 kemarin. Siapapun ular-ular itu?
Perkataan Rossi selesai balapan di Misano waktu itu sebenarnya ialah bentuk kebanggaan tertentu. Beberapa ‘ular’ yang dia tujuankan tentunya ialah beberapa pembalap muda kebanggaannya, yang dia didik di akademi kepunyaannya sendiri yaitu VR46 Academy.

Peristiwa MotoGP San Marino 2020 di Misano, circuit yang tempatnya memiliki jarak tidak jauh dari kampung halaman The Doctor, mendatangkan peristiwa spesial buat akademi pembalap itu bersamaan kemenangan Franco Morbidelli.

 

Melalui kesuksesan Morbidelli mencetak kemenangan pertamanya di kelas primer

untuk pertama kali juga ada pembalap binaan akademi balapnya Valentino Rossi yang naik tribune paling atas di MotoGP. Morbidelli sendiri adalah anggota pertama VR46 Academy, pembalap pertama akademi itu sebagai juara dunia (Moto2 2017), dan pembalap pertama sekolah balapnya Rossi yang ‘lulus’ ke MotoGP (di 2018).

Semakin membesarkan hati buat Valentino Rossi sebab pembalap VR46 Academy lain, Francesco ‘Pecco’ Bagnaia, turut naik tribune MotoGP San Marino 2020. Dia finish ke-2, meskipun membalap tidak pada keadaan bagus sebab masih juga dalam proses pemulihan selesai naik meja operasi.

“Kami telah pelihara ular,” sebut Rossi bercanda, mengenai perolehan rider akademi balapnya itu ibarat dikutip Autosport.

Franco Morbidelli serta Francesco Bagnaia ialah dua nama pembalap VR46 Academy yang sekarang ini menekuni di kelas primer. Ada juga rider-rider lain yang tampil di kejuaraan dunia balap motor grand prix musim 2020.

Di kelas Moto2, ada nama Luca Marini, Marco Bezzecchi, serta Stefano Manzi. Ada juga Celestino Vietti, Andrea Migno, serta Niccolo Antonelli di Moto3. Di musim kemarin sempat juga ada nama Lorenzo Baldassarri, Nicolo Bulega, serta Dennis Foggia.

Yang bagus, Marini serta Bezzecchi semakin mengharumkan nama VR46 Academy di Misano sebab kedunya juga sukses naik tribune dalam race Moto2. Mereka finish 1-2 dengan cara berurutan dalam balapan diakhir minggu.

Di kelasnya semasing sekarang ini, hampir semua pembalap aktif VR46 Academy tertera telah mencetak kemenangan

Salah satu yang belum naik tribune paling atas ialah Stefano Manzi.

Dalam satu artikel MotorSportMagazine.com, mekanik Alex Briggs yang telah lama bekerjasama

dengan Valentino Rossi pernah bercerita tentang aksi beberapa ‘ular’ peliharaan The Doctor itu. Dia lihat langsung begitu trengginasnya

beberapa pembalap muda itu waktu melahap pengetahuan dari si tutor di tempat akademi yang berada tidak jauh dari kampung halaman Rossi di Tavullia.

“Semua anak muda yang berada di ranch-nya ingin menghabisi dianya! Mereka hormat sekali dengannya, tetapi mereka tidak perduli itu lagi waktu telah mulai balapan menantang dianya. Mereka ingin jadi dianya serta menurut saya dia menyenangi hal tersebut. Dia seperti telah mendapatkan mata air keabadian di Tavullia,” katanya masalah Valentino Rossi serta beberapa pembalap muda binaannya sekarang ini.