MotoGP 2020 Tiada MM93, Kamu Team Casey Stoner atau Team Joan Mir

Posted on

Joan Mir tidak terima dengan tanggapan Casey Stoner masalah perebutan gelar juara dunia MotoGP 2020 jadi kurang sip sebab Marc Marquez masih mangkir. Menurut kamu?
Di awal bulan kemarin, Stoner yang disebut juara dunia MotoGP 2x melemparkan sebentuk tanggapan yang ia paham tepat dapat memantik pro-kontra.

Dalam acara podcast In the Fast Lane, bekas pembalap asal Australia itu diberi pertanyaan apa absennya Marc Marquez telah turunkan nilai kompetisi berebutan titel juara dunia di MotoGP 2020. “Di sini saya dapat bisa memulai sebentuk pro-kontra, tetapi saya seutuhnya sepakat,” jawabnya.

Menurut Stoner, tiada Marc Marquez yang luka di seri pertama kali serta belum dapat balapan lagi sampai sekarang ini, beberapa pembalap yang umumnya tidak masuk perhitungan jadi dapat silih-berganti naik tribune paling atas. Tingkat kompetisi akan tidak sama perihal apabila ada MM93.

“Marc ialah seorang pembalap paling depan serta buat kejuaraan dunia naik 1 tingkat. Saat saya masih membalap ada Valentino (Rossi), Jorge (Lorenzo), serta Dani (Pedrosa) yang ringkas ada di muka menghindari tempatnya dari lainnya. Sekarang ini mereka tidak mempunyai pembalap semacam itu,

yang bisa menunjukkan apakah yang semestinya dilaksanakan tiap minggu, dengan tingkat stabilitas sejauh musim,” papar Casey Stoner saat interviu itu.

Stoner menambah, ada wabah sekarang ini telah membuat beberapa circuit mengadakan 2 seri balapan. Dia menyebutkan hal tersebut ikut membuat sudut pandang beberapa rider; bila tidak oke-oke sangat di 1 race, masih dapat diperbarui di seri selanjutnya.

Kenyataannya, 9 seri MotoGP 2020 sudah mendatangkan 7 juara tidak sama. 4 salah satunya bahkan juga baru musim ini mencetak kemenangan di kelas primer

Tetapi, opini Casey Stoner tentang absennya Marc Marquez telah buat kompetisi berebutan titel juara dunia MotoGP 2020 jadi kurang greget pasti bisa dipermasalahkan. Joan Mir, yang tempati urutan ke-2 klassemen MotoGP 2020 untuk sesaat bahkan juga terus-terang tidak setuju dengan opini itu. Dia tidak terima serta mengkritik balik Stoner.

“Nikmat sekali bicara di luar, (sebab) dia telah pensiun serta seperti itu. Yang tidak saya ketahui ialah, dengan teorinya, Casey telah tidak ada lagi di sini kan? Tetapi dia hanya ada untuk memberikan tanggapan seperti ini. Saya tidak pahami.”

“Diamkan saja dia bicara seenaknya, memberi gagasannya. Dari rumah, duduk di sofa, lokasi yang benar-benar damai,” papar Mir mengkritik, saat interviu dengan Marca di awal minggu ini.

Mir berargumentasi, waktu Marc Marquez raih titel juara dunia pertama kali di MotoGP juga ada pesaing yang luka. “Kelihatannya hal sama berlangsung di titel juara dunia pertama kalinya Marquez, waktu Pedrosa serta Lorenzo sedang luka. Tetapi itu kan tidak bermakna titel juara dunia raihannya jadi kurang bernilai. Benar-benar tidak, itu tentunya terus bernilai sebab jadi yang pertama kali baginya.”

Nah, jika opini detikers sendiri bagaimana, sepakat sama Casey Stoner atau Joan Mir berkaitan dengan absennya MM93 di MotoGP 2020 selama ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *