Rafael Leao menulis rekor dalam kemenangan AC Milan atas Sassuolo. Striker asal Portugal itu sukses cetak gol paling cepat sejauh riwayat di Serie A!
Leao turut menyumbangkan 1 gol waktu Rossoneri menggulingkan Sassuolo 2-1, Minggu (20/12/2020). Tidak perlu semakin lama, dia hanya perlu kurang dari 7 detik semenjak kickoff untuk melakukan.

Bermula dari sepak mula Brahim Diaz ke Hakan Calhanoglu, langsung membawa bola maju menuju gawang Sassuolo, Leao ikut juga lari di depan. Sampai akhirnya Calhanoglu melepas operan terobosan, Leao siap menyambutnya dan menyelesaikannya menghasilkan gol.

Dikutip dari Opta, saat yang diperlukan Leao untuk cetak gol semenjak kickoff adalah yang paling cepat selama hidup di Liga Italia, yaitu seputar 6 detik. Dia berhasil pecahkan rekor penyerang Piacenza, Paolo Poggi, yang perlu waktu seputar 8 detik semenjak kickoff.

Baca juga : Kukuhnya Baris Belakang Senjata Khusus Man City Musim Ini

Tetapi ada ketidaksamaan di antara gol Leao dan Poggi. Gol Poggi ke gawang Fiorentina pada 2 Desember 2001 itu

berlangsung proses dari serbuan balik, di mana Piacenza sukses merampas bola dari kepenguasaan Fiorentina yang lakukan kickoff.

Sesaat proses gol Leao diawali pada sepak mula yang dikerjakan Milan, dan Rossoneri sudah membuat pola ini semenjak awalnya.

“Ya, kami sudah mempersiapkannya. Kami terus coba menyerbu, untungnya sukses menghasilkan gol. Kaami lakukan pekerjaan kami secara baik,” kata Leao ke Sky Sport Italia.

“Kami punyai 4-5 keadaan untuk kickoff dan kami pengin langsung menggedor semenjak awalnya sebab kami kehilangan suatu hal di sejumlah pertandingan paling akhir. Respek untuk Calhanoglu, Brahim Diaz, dan Leao yang lakukan gerakan dengan pas,” tutur pelatih Milan Stefano Pioli.

Kemenangannya pada Sassuolo jaga status Milan di pucuk klassemen sesaat dengan 31 point dari 13 pertandingan yang telah dimainkan musim ini.

Baca juga : Barcelona Jual Philippe Coutinho di Januari 2021?

 

Isu Paul Pogba ingin tinggalkan Manchester United lagi berguling. Juventus ingin jual Cristiano Ronaldo. Apa ke-2 team itu ingin tukeran saja?
Telah berapa musim paling akhir, Paul Pogba diberitakan akan pergi dari Manchester United. Badai luka yang menerpanya dan performanya yang di rasa kurang memberikan kepuasan, jadikan dianya sering menjadi kambing hitam.

Seringkali ada pengucapan implisit dari mulut Pogba seperti dianya cari ‘udara segar’ di Tim nasional Prancis. Ditambahkan belakangan ini, agen sang pemain yaitu Mino Raiola mengutarakan jika Pogba tidak berbahagia di Manchester United dan perlu selekasnya pergi. Dalam peluang yang serupa juga Raiola menyebutkan Pogba tidak punya niat perpanjang kontrak.

“Tidak ada fungsinya berbicara berbelit. Lebih bagus untuk mengungkapkannya secara jelas, menyaksikan di depan, dan menghindar menghabiskan waktu untuk mendapati sumber permasalahannya,” bebernya ke Tuttosport.

 

 

“Paul tidak berbahagia di Man United, ia tidak dapat mengekspresikan dirinya sama seperti yang ia harapkan dan beberapa orang harap. Ia perlu bertukar team, ia perlu perombakan situasi,” tambah Mino Raiola.

Musim panas lalu Paul Pogba sempat dihubungkan dengan Juventus dan Real Madrid. Tetapi wabah COVID-19 dipercaya memukul keuangan tim-tim itu dan sendirinya menahan isu-isu itu.

“Ia punyai kontrak yang akan habis dalam 1,5 tahun, pada musim panas 2022. Tetapi jalan keluar terhebat untuk seluruh pihak ialah transfer pada musim panas selanjutnya,” ikat Raiola.

 

 

Baca juga : 10 Bukti Menjelang Tanding Man United Versus Man City

Paul Pogba sebenarnya adalah sekolah tinggi asli Manchester United

Pogba sempat bela Manchester United di kelompok barisan usia yaitu di U-18 dan U-23, diawali semenjak tahun 2009.

Tahun 2012, Juventus memperoleh Paul Pogba secara gratis. Saat itu, Pogba dipandang belum pantas bermain untuk Setan Merah.

Di tanah Italia, Paul Pogba menunjukkan diri. Empat piala Serie A, 2x juara Coppa Italia, dan 2x juara Piala Super Italia disembahkannya untuk Sang Nyonya Tua.

Tahun 2016, Manchester United seperti menjilat ludah sendiri. Mereka kembali lagi pulangkan Paul Pogba pada harga yang fenomenal, dengan harga 105 juta euro atau sama dengan Rp 1,8 triliun.

 

 

Paul Pogba juga dapat menyembahkan dua gelar, yaitu juara Liga Europa dan Carling Cup

117 Kali performa telah dicatat di semua persaingan dengan sumbangsih 34 gol dan 35 assist.

Tetapi rasa-rasanya, hanya itu belumlah cukup memberikan kepuasan beberapa penggemar Manchester United.

Di tim Juventus, club asal Turin itu sedang ingin mengirit neraca keuangan sebab wabah Corona. Salah satunya triknya dengan memotong upah pemain dan menjual pemain yang upahnya setinggi-tingginya.

Satu nama jadi perhatian, yaitu si bintang Cristiano Ronaldo. Tidak sangsi upah CR7 sepanjang seminggu capai angka Rp 10 miliar!

Walau demikian, Cristiano Ronaldo benar-benar sebenarnya pemain kelas top. Ronaldo yang sekarang masuk musim ke-3 nya bersama Juventus, telah cetak 77 gol dalam 99 laga.

Cristiano Ronaldo juga menyembahkan tiga gelar juara Serie A dan sekali juara Coppa Italia. Walau telah berumur 35 tahun, Cristiano Ronaldo nampaknya belum habis.

Dikumpulkan detikSport dari beberapa media Inggris, tampil isu jika Manchester United dan Juventus akan tukeran Paul Pogba-Cristiano Ronaldo. Hal tersebut bukan satu kemustahilan.

Paul Pogba di rasa pas dengan Juventus. Apa lagi pelatih Juventus, Andrea Pirlo telah mengenal benar dengan Pogba sebab dahulu pernah bermain bersama di atas lapangan saat mengenakan seragam Sang Nyonya Tua.

 

 

Pogba masih tetap berumur 27 tahun. Umur emas untuk seorang pemain sepak bola.

Sedang Cristiano Ronaldo, di rasa masih pantas bermain di Liga Inggris. Manchester United sendiri ialah club yang membesarkan namanya.

Ronaldo perkuat Manchester United dari tahun 2003 sampai 2009. 292 Performa di semua persaingan dibuatnya, dengan catatan 118 gol dan 69 assist.

10 Gelar disembahkan Cristiano Ronaldo untuk Setan Merah, terhitung 3x juara Premier League.

Karena itu sekarang, kita nantikan saja. Apa transisi ke-2 pemain itu dapat berlangsung atau ya hanya sebatas pepesan kosong..

Baca juga : Kai Havertz yang Penting Main

 

 

AC Milan dipercaya akan meraih Scudetto 2011/2012 bila gol Sulley Muntari ke gawang Juventus ditetapkan. Kejadian ini membuat Zlatan Ibrahimovic harus dipasarkan.
Milan yang dengan status juara bertahan harus kehilangan gelar Serie A 2011/2012 yang diambil oleh Juventus. Sang Nyonya Tua meraih Scudetto waktu itu dengan kumpulkan 84 point. Mereka unggul empat angka dari Rossoneri.

Persaingan Juventus dan Milan yang demikian sengit pada musim itu dihias sinetron ‘gol hantu’ Sulley Muntari. Kejadian ini berlangsung di pekan ke-25 waktu Milan melayani Juventus di San Siro.

Saat itu, tandukan Sulley Muntari telah lebih dahulu melalui garis gawang saat sebelum ditepis oleh Gianluigi Buffon. Tetapi, wasit tidak menganggap selaku gol dengan tehnologi garis gawang tidak ada.
Laga ini selanjutnya usai seimbang 1-1. Banyak fan Milan berasa Juventus ‘mencuri’ gelar Scudetto team kecintaan mereka karena indisen ‘gol hantu’ Muntari itu.

Opini itu sekarang kembali lagi disuarakan oleh mantan Wakil Presiden Milan, Adriano Galliani

Tidak sekedar hanya piala, Milan kehilangan penghasilan sesudah tidak berhasil meraih Scudetto karena tidak ditetapkannya gol Muntari itu.

Dampaknya Milan harus jual Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva ke Paris Saint-Germain pada musim panas 2013 untuk menangani permasalahan keuangan club. Mereka juga harus ikhlas tidak berhasil mengambil Carlos Teves yang selanjutnya malah seberang ke Juventus,

“Semestinya itu ditetapkan dan kami akan memenangi gelar musim itu,” kata Galliani diambil dari Football Italia.

“Riwayat pasti akan berbeda. Kami jual Ibrahimovic dan Thiago Silva diakhir musim itu. Dua juara yang sekarang ini masih bermain di tingkat paling tinggi.”

“Bila kondisi dapat berbeda, mereka mungkin pemain Milan dan kami bisa juga saja datangkan Carlitos Tevez yang selanjutnya malah tanda-tangani kontrak dengan Juventus. Sama dia kami akan memenangi tiga gelar Serie A secara beruntun,” katanya yakini.

Juventus menuai point penuh saat melayani Cagliari di kelanjutan Liga Italia. Bianconeri menang 2-0 karena beberapa gol yang dibuat Cristiano Ronaldo.
Melayani Cagliari di Allianz Stadium, Minggu (22/11/2020) pagi hari WIB, Juventus tampil menguasai. Kepenguasaan bola tuan-rumah capai 68% dan mereka mencatat 22 shooting.

Ronaldo jadi bitang kemenangan Juventus. Pemain dari Portugal itu cetak gol pada menit ke-38 dan 42 untuk memberikan Juventus kemenangan.

Dengan kemenangan ini, Juventus naik ke rangking ke-2 klasemen Liga Italia dengan 16 point dari 8 pertandingan. Sesaat Cagliari berada di posisi kesebelas dengan 10 point.

Jalannya Pertandingan

Juventus sempat cetak gol pada menit kesebelas. Bermula dari gempuran yang dibuat Adrien Rabiot, bola dioper ke Alvaro Morata. Penyerang asal Spanyol itu selanjutnya memberikan bola ke Federico Bernardeschi yang tidak terkawal, yang selanjutnya berhasil membobol gawang Cagliari.

Tetapi, gol itu dibatalkan oleh wasit. Morata telah lebih dahulu ada dalam status offside.

Kesempatan kembali lagi didapatkan Juventus. Kesempatan ini Dejan Kulusevski berkesempatan cetak gol habis terima bola dari Cuadrado.

Desakan yang dilancarkan Juventus pada akhirnya berbuah hasil pada menit ke-38. Cristiano Ronaldo menyerang dari kiri dan melepas shooting dengan kaki kanan. Bola ke arah sudut bawah gawang Cagliari.

Empat menit selanjutnya, Ronaldo cetak gol ke-2 nya. Dari sepakan pojok Juan Cuadrado, bola dibelokkan oleh Merih Demiral. Ronaldo yang tidak terkawal di tiang jauh selanjutnya mengambil bola untuk membobol gawang Cagliari.

Masuk babak ke-2 , Juventus masih menggenggam kendalian permainan. Demiral hampir menambahkan keunggulan Juventus pada menit ke-53. Tetapi, bola tandukannya habis manfaatkan sepak sudut Cuadrado cuman mengenai garis gawang.

Gantian Bernardeschi yang mendapatkan kesempatan cetak gol

Juventus lakukan serbuan balik dan Kulusevski memberikan bola ke Bernardeschi. Bernardeschi melepas shooting, tetapi Cragno bisa menangkis bola.

Morata sia-siakan kesempatan untuk menambahkan keunggulan Juventus sesudah mendapatkan bola umpan dari Bernardeschi. Tendangan Morata masih membumbung di atas garis gawang.

Paulo Dybala menyebar teror ke gawang Cagliari dengan membawa bola ke tempat pertahanan musuh dan melepas shooting yang memaksakan Cragno lakukan pengamanan. Bola muntah disikat Kulusevski, tetapi kembali lagi diblok.

Di beberapa menit akhir pertandingan, Bernardeschi coba menambahkan keunggulan Juventus. Tetapi tembakannya masih ke arah pas ke Cragno.

Formasi Pemain

Juventus: Buffon; Cuadrado, Demiral, De Ligt, Danilo (Alex Sandro 85); Kulusevski (Chiesa 85), Arthur (Bentancur 85), Rabiot (McKennie 69), Bernardeschi; Morata (Dybala 69), Ronaldo

Cagliari: Cragno; Pisacane, Klavan (Carboni 70), Walukiewicz; Zappa, Marin (Caligara 70), Rog, Tripaldelli (Sottil 46); Joao Pedro, Ounas (Oliva 81); Simeone (Pavoletti 81)

Cristiano Ronaldo diduga menyalahi prosedur kesehatan dengan kembali pada Italia walau positif virus Corona. Ronaldo menyanggah hal tersebut.
Ronaldo dipastikan positif virus corona waktu masuk dengan Tim nasional Portugal. Hal tersebut dikatakan langsung sama Liga Sepakbola Portugal, Selasa (13/10).

Dikarenakan corona, Ronaldo mangkir waktu Portugal menaklukkan Swedia 3-0 di UEFA Nations League. Penyerang Juventus itu selanjutnya kembali pada Italia dengan situasi positif COVID-19.

Keputusan Ronaldo itu pernah ditanyakan sama Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora. Ronaldo dipandang bisa menyalahi prosedur kesehatan waktu kembali pada Italia.

Ronaldo menyanggah semuanya dakwaan

Mantan penyerang Real Madrid memperjelas mengikut semuanya ketentuan serta Juventus juga mengakui telah ada izin dari kewenangan kesehatan.

“Keluarga saya berada di rumah di bagian lantai lain, kami tidak dapat terkait,” ucap Ronaldo lewat seperti diambil dari Football Italia.

“Saya terus di dalam rumah, saat ini saya berjemur habiskan hari-hari. Sy menghargai prosedur, saya tidak menyalahinya, sama seperti yang sudah disebutkan: Itu berbohong.”

“Saya datang dari Portugal sebab ini team saya serta saya pastikan untuk patuhi semuanya mekanisme. Sy kembali pada Italia dengan ambulans udara serta saya tidak mempunyai contact dengan siapa saja, bahkan juga di Turin,” Ronaldo memperjelas.

Sebelumnya Ronaldo ke Portugal, sudah ada 2 staff di Juventus yang dipastikan positif virus Corona untuk pekan pertama kali Oktober. Pihak Bianconeri mengakui sudah arahkan semua pihak di club masuk di “gelembung” yang telah disetujui dalam prosedur kesehatan olahraga di Italia.

Di lain sisi, ada berita yang mengatakan jika Ronaldo menampik masuk gelembung serta memutuskan pulang ke rumah. Faktanya sebab pengin penyiapan untuk timnas, yang selanjutnya diiringi sama beberapa pemain Juventus.

Carlo Ancelotti memenangkan penghargaan manajer of the month Premier League bulan ini. Ia berterima kasih untuk semua team Everton.
Pada awal Liga Inggris musim ini, Everton jalani start yang sip. Dalam empat pertandingan yang ditempuh, The Toffeess tetap memang.

Tottenham Hotspur musuh pertama yang ditaklukkan oleh Everton di pekan pertama. Kemudian, beruntun West Bromwich Albion, Crystal Palace, serta Brighton & Hove Albion yang ditaklukkan James Rodriguez cs.

Di klasemen Liga Inggris, Everton juga memuncaki klasemen Liga Inggris dengan perolehan 12 angka.

Everton tidak sebatas menang. Mereka tampil produktif dengan catatan 12 gol ke gawang musuh atau rerata tiga gol tiap pertandingan.

Don Carlo berlaku merendah walau mendapatkan penghargaan. Ancelotti juga mengharap pergerakan kemenangan Everton terus lanjut.

“Saya benar-benar suka memenangkan penghargaan ini. Saya anggap ini adalah perolehan mengagumkan untuk bulan ini. Sy harus share dengan team saya sebab mereka telah mengawali musim dengan benar-benar baik,” kata Ancelotti di website Everton.

“Kamu mengharap terus semacam ini serta untuk memenangkan penghargaan ini lagi. Saya berpikir point kuncinya ialah kemenangan pertama atas Tottenham.”

“Tottenhan adalah team yang sangatlah baik, tetapi kami bermain bagus serta menuai kemenangan tandang. Kemenangan itu meningkatkan keyakinan diri kami serta memiliki kepercayaan untuk musim ini. Itu adalah start yang sangatlah baik,” kata Italiano itu.

Team bimbingan Ancelotti akan bertemu dengan musuh berat waktu Liga Inggris kembali berlanjut pada 17 Oktober. Derby Merseyside yang akan ditempuh, Everton vs Liverpool berjalan di Goodison Park.

AS Roma mendapatkan amunisi baru untuk hadapi musim 2020/2021. Roma datangkan striker punya Real Madrid, Borja Mayoral.

Melalui situs resminya, Roma memberitahukan transfer Mayoral dari Madrid, Jumat (2/10/2020) malam WIB.

Striker berumur 23 tahun itu dihadirkan dengan status utang semasa 2 tahun dengan ongkos 2 juta euro.

Untuk sisi dari persetujuan, Roma punyai pilihan untuk menetapkan Mayoral kapan juga pada musim 2020/2021 sejumlah 15 juta euro.

Bila Roma menetapkan Mayoral pada musim ke-2, karena itu yang perlu dibayarkan naik jadi 20 juta euro.

Mana juga pilihan yang nanti diambil, Mayoral telah menyetujui kontrak dengan Roma sampai Juni 2025.

“Saya suka pada akhirnya gabung. Beberapa waktu paling akhir cukup repot,

tetapi yang penting ialah segala hal telah mengupayakan yang terbaik,” tutur Mayoral seperti diambil situs resmi club.

“Satu kehormatan buat saya bela team bersejarah seperti Roma. Saya mengucapkan terima kasih atas keyakinan yang telah mereka perlihatkan.”

“Saya akan memberi segala hal serta mudah-mudahan dapat membuat fans bangga,” tuturnya memberikan tambahan.

Mayoral habiskan dua musim paling akhir di Levante untuk pemain utang. Pada 2016/2017, ia sempat dipinjami ke VfL Wolfsburg.

“Lepas dari umurnya yang muda, ia telah mendapatkan pengalaman bernilai.

Ia punyai pilihan untuk berada di Real Madrid atau tiba kesini, ia pilih Roma serta kami suka akan itu,” tutur CEO Roma, Guido Fienga.

 

Andrea Agnelli, Presiden Juventus, datangi tempat AC Milan. Hal apakah yang ingin diulas oleh ke-2 club itu?

Agnelli datang di Casa Milan pada Senin (28/9/2020) pagi waktu ditempat. Video Agnelli yang berjalan menuju pintu masuk tempat Milan jadi trending di sosial media.

Ada banyak warganet yang mengiri akan mengulas transfer pemain. Salah satunya peluang Juventus

melepas Daniele Rugani, Federico Bernardeschi atau Douglas Costa. Juga dengan peluang Theo Hernandez ke Turin.

Tetapi, pertaruhan itu tidak akan berlangsung. Berdasar laporan MilanNews Tuttomercatoweb,

Agnelli tiba murni untuk mengulas desas-desus berkaitan di Serie A. Tidak diterangkan dengan cara detil rumor penting yang ingin diulas.

Agnelli, yang tiba dengan baju putih dilapis jas, celana hitam, serta tas ransel, dikawal dengan 2 orang yang berjalan di belakang.

Selain presiden Juventus, perwakilan team lain akan berperan serta dalam tatap muka itu. Belum tahu dengan cara tepat apa semua perwakilan club dari Serie A masuk atau cuman segelintir.

Juventus serta Milan punyai jalinan yang lumayan baik di luar lapangan. Ke-2 team serta seringkali sama-sama bertukaran pemain.

Tidak sama bila jalinan Juventus serta Inter Milan, yang panas di atas lapangan

serta seringkali terjebak beradu alasan, berkaitan hasil pertandingan sampai masalah Calciopoli.

Federico Chiesa diisukan jadi sasaran Juventus di bursa transfer panas musim ini. Tetapi, ada pendapat supaya Bianconeri tidak mengambilnya. Mengapa?
Juventus beritanya sedang cari pemain sayap baru. Karena, ada isu Bianconeri pasti akan melepas Douglas Costa ke club lain pada panas musim ini.

Serta nama Chiesa yang diisukan jadi sasaran Juventus. Pemain sayap Fiorentina itu jadi incaran banyak club, salah satunya Juventus, AC Milan, dan Manchester United,

Di Fiorentina sendiri, Chiesa tampil cukup impresif. Pemain 22 tahun itu telah membuat 33 gol serta 15 assist dari 151 performa bersama La Viola.

Berdasar laporan, Juventus jadi club paling depan menggandengnya

Tetapi, ada pendapat untuk Sang Nyonya Tua, dengan seharusnya tidak membawa Chiesa.

Antonio Cassano, bekas pemain AS Roma, Real Madrid, Sampdoria, AC Milan, serta Inter Milan itu memandang Juventus lebih perlu pemain di tempat lain. Dia menyebutkan dua tempat lain lebih penting untuk ditambah kekuatannya.

“Dimana Juve akan meletakkannya [Chiesa]?” kata Cassano ke Sky Sport Italia, yang dikutip Forza Italian Football.

“Saya tidak lakukan investasi besar tidak untuk memainkannya. Mereka telah punyai pemain disamping sayap. Saya pikirkan Juventus memerlukan pemain lain seperti bek serta pilihan untuk Alvaro Morata,” tuturnya.

Di bursa transfer panas musim ini, Juventus sendiri baru datangkan empat pemain. Mereka ialah Arthur Melo, Morata, Weston McKenie, serta Dejan Kulusevski.

Di tempat bek, Juventus diberitakan siap melepas satu pemainnya. Daniele Rugani beritanya sedang disukai Barcelona serta Manchester City.

Alvaro Morata telah jalani tes klinis di Juventus. Dia tinggal menanti diresmikan jadi pemain anyar Bianconeri.
Morata datang di J-Medical, Turin, pada Selasa (22/9/2020) pagi waktu ditempat. Dia datang dengan menggunakan baju putih serta celana jeans. Demikian keluar dari mobil, dia langsung diterima oleh jurnalis serta fans yang telah menantinya.

Usai lakukan session photo, jugador 27 tahun itu selekasnya masuk ke klinik. Dia juga selanjutnya jalani tes klinis untuk mengenali kesehatan fisiknya selama ini.

Disampaikan Marca, demikian dinyatakan berhasil lolos tes klinis, Morata akan dikenalkan untuk pemain baru Juventus pada Rabu (23/9) esok. Dia akan dikontrak semasa satu musim dari Atletico Madrid dengan ongkos 10 juta Euro.

Walau demikian, ada pilihan untuk mempermanenkannya pada tahun selanjutnya, dengan ongkos 45 juta Euro. Atau dia akan dipinjam lagi dengan harga 10 juta Euro pada musim selanjutnya serta dipermanenkan dengan harga 35 juta Euro pada musim panas 2022, seperti disampaikan Sky Sport Italia.

 

 

Morata dihadirkan Juventus sebelumnya setelah mereka tidak berhasil amankan layanan Luis Suarez (Barcelona) serta Edin Dzeko (AS Roma). Walau ‘cuma’ gagasan cadangan, tetapi Morata diinginkan masih dapat tampilkan perform terbaik di Juventus.

Ditambah lagi dia tidak akan kesusahan menyesuaikan, mengingat beberapa partnernya pada saat bela Juventus pada 2014-2016 lantas masih ada, seperti Gianluigi Buffon, Giorgio Chiellini, sampai Leonardo Bonucci. Cristiano Ronaldo yang sempat bermain bersama-sama di Real Madrid.

Juventus juga dilatih Andrea Pirlo yang dahulu jadi rekanan segrupnya. Il Professore dipercaya telah pahami langkah keluarkan kekuatan paling baik Morata.