Ada satu rekor yang baru dicatatkan Vinicius Junior, pemain muda Real Madrid, sesudah langsung cetak gol dalam perhitungan belasan detik waktu masuk.
Pemain sepak bola 20 tahun asal Brasil itu mencatatkan rekornya saat masuk gantikan Cedera Jovic di set ke-2 pertandingan Liga Champions musuh Shakhtar Donetsk.

Dalam catatan MisterChip, Vinicius cetak golnya dalam perhitungan 14 detik sesudah masuk. Itu menghasilkan gol tercepat yang dibikin dengan seorang pemain cadangan dalam riwayat Liga Champions.

Sebelumnya ada tindakan Vinicius di pertandingan itu, menurut MisterChip, rekor awalnya digenggam dengan bersama oleh Lars Ricken serta Andy van der Meyde dengan perhitungan 15 detik.

 

 

Opta munculkan perhitungan sedikit berlainan. Menurut dia gol Vinicius Junior untuk Real Madrid ke gawang Shakhtar lahir

dalam perhitungan 15 detik sesudah dia masuk gantikan Jovic.

Sekalinya ada beda 1 detik di antara perhitungan dengan MisterChip untuk gol Vinicius,

Opta selalu mengatakan jadi gol tercepat dari pemain cadangan semenjak mereka mulai mengumpulkan data stastitik di Liga Champions sejak dari musim 2006/2007.

Sekalinya membuat gol serta rekor, Vinicius selalu susah senang sebab golnya tidak dapat menghindari teamnya dari kekalahan. Real Madrid Versus Shakhtar Donetsk usai dengan score 2-3.

 

 

Di pertandingan matchday pertama kali babak group Liga Champions itu,

Real Madrid yang bertindak selaku tuan-rumah bahkan juga harus tertinggal 3 gol terlebih dahulu dari team tamu di set pertama kali.

Madrid baru dapat memberi respon melalui gol Cedera Modric yang terlahir di set ke-2 , persisnya pada menit ke-54. 5 menit berlalu, ada gol dari Vinicius. Tetapi kemudian tidak ada kembali gol tambahan yang dibuat oleh ke-2 tim.

 

 

Panas musim ini Eduardo Camavinga berada di Rennes sekalinya disebut untuk salah satunya sasaran Real Madrid. Pemain sepak bola remaja itu barusan buat gol akrobat di tim nasional Prancis, waktu kiprahnya untuk starter.
Di umur yang 17 tahun, Camavinga telah menunjukkan perform mengagumkan bersama-sama Rennes. Aksinya di baris tengah itu juga sebagai salah satunya fakta Rennes sukses maju ke Liga Champions.

Dalam datanya, Eduardo Camavinga tampil 36 kali di semua gelaran musim kemarin, dengan 24 salah satunya di Liga Prancis. Gelandang turunan Angola itu sanggup mencatat 4,2 tekel berhasil di tiap pertandingan. Tidak hanya itu, dia juga mencatat 1,4 intercept, 1,9 pelanggaran, 1,3 clearance, 1,9 dribble berhasil. Hal itu yang buat Zinedine Zidane tertarik menggandengnya ke Real Madrid.

Kabarnya, El Real siap penuhi keinginan Rennes sebesar apa saja untuk dapat datangkan Eduardo Camavinga sebab akan memproyeksikannya untuk pemain hari esok. Tetapi Real Madrid tidak berhasil melakukan, sangat tidak di panas musim ini.

Eduardo Camavinga sendiri mulai dipanggil ke tim nasional Prancis senior di Agustus 2020 lalu

saat Paul Pogba sedang berhalangan selesai test COVID-19. Dia kiprah untuk pemain cadangan di tanggal 8 September, dalam kemenangan 4-2 atas Kroasia.

Nah, pertandingan Prancis Versus Ukraina di Stade de France, Kamis (8/10/2020) pagi hari WIB, jadi peristiwa penting selanjutnya buat Camavinga. Dia tidak hanya jadi starter untuk kali pertamanya, dan juga buat gol. Secara spesial juga.

Kemenangan mutlak Prancis atas Ukraina, dengan score 7-1, figur Eduardo Camavinga jadi yang pertama kali mencatat namanya di papan score. Bukan dengan biasa saja, tetapi dengan akrobatik.

Waktu pertandingan belum genap 10 menit, Olivier Giroud menanduk bola dari satu operan silang ke depan gawang. Sang kulit bulat lalu tuju Camavinga yang sudah bersiaga menggempur mengarah gawang. Dalam status membelakangi gawang, dia melepas sepakan akrobatik yang kirim bola melalui pemain Ukraina untuk menghasilkan gol.

Pemain umur 17 tahun itu berhasil jadi pembuka kemenangan 7-1 Prancis atas Ukraina melalui gol elok. Perform itu pasti buat Real Madrid, atau tim-tim teratas yang lain, akan semakin rekat mengawasi Eduardo Camavinga.

AS Roma mendapatkan amunisi baru untuk hadapi musim 2020/2021. Roma datangkan striker punya Real Madrid, Borja Mayoral.

Melalui situs resminya, Roma memberitahukan transfer Mayoral dari Madrid, Jumat (2/10/2020) malam WIB.

Striker berumur 23 tahun itu dihadirkan dengan status utang semasa 2 tahun dengan ongkos 2 juta euro.

Untuk sisi dari persetujuan, Roma punyai pilihan untuk menetapkan Mayoral kapan juga pada musim 2020/2021 sejumlah 15 juta euro.

Bila Roma menetapkan Mayoral pada musim ke-2, karena itu yang perlu dibayarkan naik jadi 20 juta euro.

Mana juga pilihan yang nanti diambil, Mayoral telah menyetujui kontrak dengan Roma sampai Juni 2025.

“Saya suka pada akhirnya gabung. Beberapa waktu paling akhir cukup repot,

tetapi yang penting ialah segala hal telah mengupayakan yang terbaik,” tutur Mayoral seperti diambil situs resmi club.

“Satu kehormatan buat saya bela team bersejarah seperti Roma. Saya mengucapkan terima kasih atas keyakinan yang telah mereka perlihatkan.”

“Saya akan memberi segala hal serta mudah-mudahan dapat membuat fans bangga,” tuturnya memberikan tambahan.

Mayoral habiskan dua musim paling akhir di Levante untuk pemain utang. Pada 2016/2017, ia sempat dipinjami ke VfL Wolfsburg.

“Lepas dari umurnya yang muda, ia telah mendapatkan pengalaman bernilai.

Ia punyai pilihan untuk berada di Real Madrid atau tiba kesini, ia pilih Roma serta kami suka akan itu,” tutur CEO Roma, Guido Fienga.

 

Pelatih Bayern Munich, Hansi Flick, tidak senang dengan perform teamnya walau memenangkan Piala Super Jerman. Masalahnya Die Roten buang keunggulan 2 gol mereka.
Bayern barusan pastikan merampas gelar Piala Super Super. Mereka mengusung gelar itu selesai menaklukkan Dortmund 3-2 di Allianz Arena, Kamis (1/10/2020) pagi hari WIB.

Ini adalah gelar ke-5 yang dicapai Bayern semenjak dilatih oleh Hansi Flick pada tengah musim kemarin. Pelatih 55 tahun ini awalnya mengantar Die Roten merampas gelar Bundesliga, DFB Pokal, Liga Champions serta Piala Super Eropa.

Tetapi, gelar Piala Super Jerman ini tidak tiba dengan gampang ke almari piala Bayern. Ini berlangsung sebab Dortmund memberikan perlawanan sengit selama 90 menit.

Dortmund dapat bangun sesudah pernah ketinggalan 2 gol lebih dahulu dari Bayern

2 gol Die Bavaria yang dikemas oleh Corentin Tolisso serta Thomas Mueller dibalas Dortmund melalui Julian Brandt serta Erling Haaland.

Waktu posisi seimbang 2-2, angin pernah ada di pihak Dortmund dengan mereka menggantikan gempuran. Untungnya, Joshua Kimmich ada untuk penentu kemenangan Bayern melalui golnya.

Flick beri pujian mentalitas Kimmich yang dapat jadi pembeda di laga ini. Meskipun begitu, dia akui tidak senang dengan performa teamnya keseluruhannya. Masalahnya Bayern sudah biarkan keunggulan 2 gol mereka menguap demikian saja.

“Kami unggul dua, serta patut mencapainya. Tetapi selanjutnya, kami menyulitkan diri kita dalam soal pengaturan serta tempat pemain. Kami harus benahi itu,” tutur Flick diambil dari situs resmi Bayern.

“Mentalitas Joshua Kimmich benar-benar istimewa, ia mempunyai kualitas yang mengagumkan. Jadi ia ada di jalan yang bagus menjadi salah satunya pemain di club ini. respek buatnya! “