Robert Lewandowski dikukuhkan selaku pemain terhebat FIFA tahun ini. Dia menaklukkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
Lewandowski jadi artis khusus kesuksesan Bayern Munich raih gelar Bundesliga, DFB-Pokal, dan Liga Champions musim kemarin, di mana dia menyumbang 55 gol dan 10 assist dalam 47 pertandingan.

Ketajamannya di muka gawang bersambung pada musim ini, di mana dia telah menyumbang 18 gol dan 5 assist dalam 17 pertandingan selama ini. Koleksi piala Bayern makin bertambah dua kembali, yaitu Piala Super Jerman dan Piala Super Eropa.

Hasil itu membuat sukses menyikat banyak suport dari beberapa perwakilan pelatih, perwakilan pemain, dan wartawan. Sesudah dirata-ratakan, Lewandowski raih nilai akhir 52, unggul dari Ronaldo (38) dan Messi (35).

“Memenangkan penghargaan ini, yang sempat juga dimenangkan oleh Messi dan Ronaldo, betul-betul susah dipercayai dan demikian bermakna buat saya,” tutur Lewandowski, diambil Sky Sports.

Baca juga : James Harden Main Kembali, Rockets Menang Kembali

“Saya sangat senang dan suka. Hari ini yang luar buat saya, Bayern, dan rekanan segrup,” ikat penyerang asal Polandia itu.

Saat itu, peraup gelar pelatih terhebat jatuh ke Juergen Klopp. Kesuksesannya bawa Liverpool juara Liga Inggris sesudah 30 tahun lama waktunya membuat pria dari Jerman itu sukses menaklukkan Hansi Flick (Bayern Munich) dan Marcelo Bielsa (Leeds United).

Son Heung-min mendapatkan gelar dalam karunia tahun ini. Striker Tottenham Hotspur asal Korea Selatan ini memenangkan gelar Puskas Award (gol terhebat) karena gol yang diciptakan ke gawang Burnley di Liga Inggris pada 7 Desember 2019.

Pada kelompok penjaga gawang terhebat, Manuel Neuer keluar selaku juara. Penjaga gawang Bayern Munich itu menaklukkan Alisson (Liverpool) dan Jan Oblak (Atletico Madrid).

Di kelompok wanita, ada Lucy Bronze (Manchester City) sebagai pemain terhebat. Peraup gelar penjaga gawang terhebat

jatuh ke tangan Sarah Bouhaddi (Lyon), dan pelatih terhebat jadi punya Sarina Wiegman (Tim nasional Belanda).

Baca juga : Dear Antoine Griezmann, Ini Jawaban Huawei atas Tudinganmu

 

Isu Paul Pogba ingin tinggalkan Manchester United lagi berguling. Juventus ingin jual Cristiano Ronaldo. Apa ke-2 team itu ingin tukeran saja?
Telah berapa musim paling akhir, Paul Pogba diberitakan akan pergi dari Manchester United. Badai luka yang menerpanya dan performanya yang di rasa kurang memberikan kepuasan, jadikan dianya sering menjadi kambing hitam.

Seringkali ada pengucapan implisit dari mulut Pogba seperti dianya cari ‘udara segar’ di Tim nasional Prancis. Ditambahkan belakangan ini, agen sang pemain yaitu Mino Raiola mengutarakan jika Pogba tidak berbahagia di Manchester United dan perlu selekasnya pergi. Dalam peluang yang serupa juga Raiola menyebutkan Pogba tidak punya niat perpanjang kontrak.

“Tidak ada fungsinya berbicara berbelit. Lebih bagus untuk mengungkapkannya secara jelas, menyaksikan di depan, dan menghindar menghabiskan waktu untuk mendapati sumber permasalahannya,” bebernya ke Tuttosport.

 

 

“Paul tidak berbahagia di Man United, ia tidak dapat mengekspresikan dirinya sama seperti yang ia harapkan dan beberapa orang harap. Ia perlu bertukar team, ia perlu perombakan situasi,” tambah Mino Raiola.

Musim panas lalu Paul Pogba sempat dihubungkan dengan Juventus dan Real Madrid. Tetapi wabah COVID-19 dipercaya memukul keuangan tim-tim itu dan sendirinya menahan isu-isu itu.

“Ia punyai kontrak yang akan habis dalam 1,5 tahun, pada musim panas 2022. Tetapi jalan keluar terhebat untuk seluruh pihak ialah transfer pada musim panas selanjutnya,” ikat Raiola.

 

 

Baca juga : 10 Bukti Menjelang Tanding Man United Versus Man City

Paul Pogba sebenarnya adalah sekolah tinggi asli Manchester United

Pogba sempat bela Manchester United di kelompok barisan usia yaitu di U-18 dan U-23, diawali semenjak tahun 2009.

Tahun 2012, Juventus memperoleh Paul Pogba secara gratis. Saat itu, Pogba dipandang belum pantas bermain untuk Setan Merah.

Di tanah Italia, Paul Pogba menunjukkan diri. Empat piala Serie A, 2x juara Coppa Italia, dan 2x juara Piala Super Italia disembahkannya untuk Sang Nyonya Tua.

Tahun 2016, Manchester United seperti menjilat ludah sendiri. Mereka kembali lagi pulangkan Paul Pogba pada harga yang fenomenal, dengan harga 105 juta euro atau sama dengan Rp 1,8 triliun.

 

 

Paul Pogba juga dapat menyembahkan dua gelar, yaitu juara Liga Europa dan Carling Cup

117 Kali performa telah dicatat di semua persaingan dengan sumbangsih 34 gol dan 35 assist.

Tetapi rasa-rasanya, hanya itu belumlah cukup memberikan kepuasan beberapa penggemar Manchester United.

Di tim Juventus, club asal Turin itu sedang ingin mengirit neraca keuangan sebab wabah Corona. Salah satunya triknya dengan memotong upah pemain dan menjual pemain yang upahnya setinggi-tingginya.

Satu nama jadi perhatian, yaitu si bintang Cristiano Ronaldo. Tidak sangsi upah CR7 sepanjang seminggu capai angka Rp 10 miliar!

Walau demikian, Cristiano Ronaldo benar-benar sebenarnya pemain kelas top. Ronaldo yang sekarang masuk musim ke-3 nya bersama Juventus, telah cetak 77 gol dalam 99 laga.

Cristiano Ronaldo juga menyembahkan tiga gelar juara Serie A dan sekali juara Coppa Italia. Walau telah berumur 35 tahun, Cristiano Ronaldo nampaknya belum habis.

Dikumpulkan detikSport dari beberapa media Inggris, tampil isu jika Manchester United dan Juventus akan tukeran Paul Pogba-Cristiano Ronaldo. Hal tersebut bukan satu kemustahilan.

Paul Pogba di rasa pas dengan Juventus. Apa lagi pelatih Juventus, Andrea Pirlo telah mengenal benar dengan Pogba sebab dahulu pernah bermain bersama di atas lapangan saat mengenakan seragam Sang Nyonya Tua.

 

 

Pogba masih tetap berumur 27 tahun. Umur emas untuk seorang pemain sepak bola.

Sedang Cristiano Ronaldo, di rasa masih pantas bermain di Liga Inggris. Manchester United sendiri ialah club yang membesarkan namanya.

Ronaldo perkuat Manchester United dari tahun 2003 sampai 2009. 292 Performa di semua persaingan dibuatnya, dengan catatan 118 gol dan 69 assist.

10 Gelar disembahkan Cristiano Ronaldo untuk Setan Merah, terhitung 3x juara Premier League.

Karena itu sekarang, kita nantikan saja. Apa transisi ke-2 pemain itu dapat berlangsung atau ya hanya sebatas pepesan kosong..

Baca juga : Kai Havertz yang Penting Main

 

Juventus membekap Barcelona 3-0 di matchday paling akhir Group G Liga Champions. Hasil itu jadikan Bianconeri selaku juara group.
Barcelona vs Juventus berjalan di Camp Nou, Rabu (9/12/2020) pagi hari WIB. Sang Nyonya Tua sukses unggul 2-0 di babak pertama melalui eksekusi penalti Cristiano Ronaldo dan shooting Weston McKennie.

Blaugrana mendesak Juventus sejauh babak ke-2 . Walau menguasai, Barcelona malahan kecolongan kembali melalui eksekusi penalti Ronaldo dan tidak berhasil mengecilkan score sampai laga habis.

Hasil ini membuat Juventus memiliki hak ke babak 16 besar dengan status juara group G

walau mempunyai 15 point sama dengan Barcelona. Juventus unggul head to head dari Barca.

Dynamo Kiev finish di urutan ke-3 sesudah menaklukkan Ferencvaros 1-0. Status itu bawa Dynamo Kiev lanjut ke Liga Europa

Juventus mengambil langsung ide gempuran ke pertahanan Barcelona walau bermain di Camp Nou. Shooting pertama Bianconeri tampil pada menit ke-7 melalui Cristiano Ronaldo, tetapi arah bola masih pas di dekapan Marc-Andre ter Stegen.

Satu menit berlalu gantian Danilo yang melepas shooting. Bola yang ditendang di luar kotak penalti itu belum juga ke arah gawang Barcelona.

Juventus mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-13 sesudah Ronaldo dijatuhkan oleh Ronald Araujo. Penyerang 35 tahun itu maju selaku pelaksana eksekusi dan berhasil bawa Sang Nyonya Tua unggul 1-0.

Barcelona tidak dapat memberikan ancaman Juventus sampai laga berjalan 15 menit.

Semua usaha team garapan Ronald Koeman terus mentah saat sebelum masuk di kotak penalti Juventus

Juventus jadi besar keunggulan jadi 2-0 pada menit ke-20. Weston McKennie menyelesaikan operan silang Juan Cuadrado dengan shooting voli.

Barcelona coba bangun. Teror pertama terlahir di menit ke-22 melalui bola shooting dari jauh Lionel Messi yang dapat digagalkan Gianluigi Buffon.

Desakan dari Barcelona ke pertahanan Juventus perlahan-lahan bertambah. Di lain sisi, Bianconeri masih mampu menahannya tepat di muka kotak penalti.

Messi melepas shooting ke-2 nya di laga ini di menit ke-35. Manfaatkan umpan ambil, bola langsung ditendang tetapi masih pas ke arah Buffon.

Juventus masih beresiko waktu dalam status didesak. Club asal kota Turin ini memperlancar serbuan balik cepat, walau tidak ada yang berbuntut kesempatan emas.

Messi kembali lagi melepas tendangan ke gawang Juventus di pengujung babak pertama

Kembali lagi, Buffon sanggup menanganinya. Score 2-0 bertahan untuk Juventus sampai turun minum.

Barcelona mengambil langsung kendalian permainan pada awal babak ke-2 . Messi juga melepas shooting pada menit ke-46, tetapi arah bola bisa dibaca oleh Buffon.

Juventus memperoleh hadiah penalti ke-2 sesudah Clement Lenglet ketangkap oleh VAR lakukan handball. Ronaldo maju selaku pelaksana eksekusi dan berhasil bawa Juventus unggul 3-0 pada menit ke-52.

Posisi sekarang ini bawa Juventus pimpin klasemen Group G. Barcelona perlu 2 gol balasan untuk kembali lagi menggantikan pucuk klasemen.

Teror dari Barcelona tiba pada menit ke-58. Tandukan Antoine Griezmann dengan manfaatkan shooting bebas mengenai garis gawang.

Buffon tampil kembali cemerlang di laga ini

Penjaga gawang 42 tahun itu berhasil mementahkan shooting Messi pada menit ke-65.

Juventus sempat cetak gol ke-4 melalui Leonardo Bonucci pada menit ke-76. Tetapi, gol itu dibatalkan oleh VAR sesudah Bonucci ada di status offside waktu mengambil bola dari Ronaldo pada keadaan ketegangan di mulut gawang Barca.

Juventus bertahan dengan benar-benar oke. Sampai laga habis Barcelona tidak berhasil cetak gol dan Juventus pulang dengan kemenangan 3-0.

Formasi Pemain:

Barcelona: Ter Stegen; Dest, Lenglet (Umtiti 55), Araujo (Mingueza 82), Jordi Alba (Junior Firpo 55); De Jong, Pjanic; Trincao (Braithwaite 46), Griezmann, Pedri (Ricardo Puig 66); Messi.

Juventus: Buffon; Danilo, Bonucci, De Ligt, Alex Sandro; Cuadrado, Arthur (Bentancur 72), McKennie, Ramsey (Rabiot 72); Morata (Dybala 85), Cristiano Ronaldo (Chiesa 92).

 

Persaingan sengit berlangsung dalam persaingan perebutan ticket ke 16 besar Liga Champions di Group H. Tidak ada satu team di situ yang pastikan tempat di babak selanjutnya.
Group H dapat disebut selaku group neraka di Liga Champions 2020/2021. Tm-tim kuat seumpama Manchester United, Paris Saint-Germain, RB Leipzig, dan Istanbul Basaksehir sama-sama berkompetisi di situ.

Persaingan untuk bisa lolos dari babak group berjalan alot sampai matchday ke-5 Liga Champions pada Kamis (3/12/2020) pagi hari WIB. MU, PSG dan RB Leipzig masih jaga peluang untuk lolos ke ke 16 besar.

Leipzig sukses menaklukkan Istanbul dalam sinetron tujuh gol yang berjalan di Stadion Fatih Terim. Die Roten Bullen akhiri pertandingan dengan kemenangan tipis 4-3 dari team tuan-rumah.

4 gol Leipzig diciptakan Yussuf Poulsen di menit ke-26, Nordi Mukiele (43′), Dani Olmo (66′), dan Alexander Sorloth (90+2′). Istanbul membalas 3 gol melalui hat-trick Irfan Kahveci (45+2′, 42′, 85′).

Pada pertandingan yang lain, MU sebagai puncak klasemen cuman memerlukan hasil seimbang menantang PSG untuk mengunci tempat ke 16 besar. Melayani Les Parisiens di Old Trafford, Setan Merah malah roboh 1-3.

PSG meraih kemenangan karena 2 gol Neymar dan sebiji gol Marquinhos. MU cuman sanggup menjebloskan 1 gol balasan lewat Marcus Rashford, plus bermain dengan 10 pemain di babak ke-2 karena kartu kuning ke-2 Fred.

 

 

Kekalahan itu belum membuat MU tergusur dari pucuk klasemen. Walau begitu, PSG dan Leipzig sekarang sanggup menyamakan pencapaian point Setan Merah, yaitu sembilan point.

Akhirnya, penetapan siapakah yang mendapatkan ticket ke 16 besar akan dipastikan pada matchday paling akhir Group H pekan depan. Tanding hidup-mati akan tersaji di antara MU dan Leipzig di Red Bull Ring Arena.

Saat itu, PSG akan jalani laga terakhir kalinya di babak group menantang Istanbul Basaksehir di Parc des Princes. Kylian Mbappe cs cuman perlu minimum hasil seimbang untuk dapat meneruskan penjelajahannya di Liga Champions.

 

Almarhum Diego Maradona adalah legenda sepakbola terbaik di dunia. Tetapi Maradona manusia juga, terkadang dibutakan dunia.
Diego Armando Maradona hembuskan napas paling akhir di umur 60 tahun. Dianya meninggal pada Rabu (25/11/2020) malam WIB tempo hari sebab alami henti jantung (cardiac arrest).

Diego Maradona meniti karier dari tahun 1977 sampai tahun 1997. Aksi-aksinya di atas lapangan demikian cemerlang, membuat jadi bintang.

Di tingkat club, Maradona pernah bawa Napoli 2x meraih gelar Scudetto, sekali juara Coppa Italia, dan sekali juara Piala UEFA. Gelar Juara Laliga dan Copa Del Rey pernah dicicipinya saat mengenakan seragam Barcelona.

 

 

Gelar paling prestise, telah pasti Piala Dunia tahun 1986 yang disebut perolehan paling tinggi buat negaranya, Argentina. Yang hingga saat ini, belum juga Argentina rasakan.

Dikutip dari medium Spanyol Marca, bersamaan keberhasilan di atas lapangan, karena itu kepopuleran juga tiba ke Diego Maradona. Dianya jadi populer, pastinya banyak juga uang.

Dunia lalu ‘membutakannya’…

 

 

Diego Maradona terjatuh ke dunia hitam. Maradona mulai konsumsi beberapa obat terlarang seperti kokain!

Maradona ditengarai memakai kokain semenjak awalnya tahun 1990. Saat itu, dianya masih aktif merumput.

Akhirnya, Maradona sempat tidak boleh bermain sebab ketahuan konsumsi beberapa obat terlarang yang dijumpai melalui test doping

Pada tahun 1991 saat masih bermain untuk Napoli, Maradona pernah dijatuhkan larangan bermain sepakbola sepanjang 15 bulan karena ketahuan positif kokain.

Pada tahun 1994, Maradona kembali lagi positif beberapa obat terlarang sesudah diuji untuk penyiapan Piala Dunia. Maradona juga tobat.

 

 

“Saat saya memakai kokain, saya tidak punyai apa-apa. Saya seperti zombie,” kata Maradona.

Salah satunya cerita tarik dari pertempuran Diego Maradona dengan kecanduannya ialah bagaimana ia dan Fidel Castro jadi dekat selama saat pemulihannya di Kuba

Mantan pemain Barcelona itu pindah ke Kuba untuk bersihkan diri dan mengganti dianya dalam beberapa peluang.

“Saya akan mengucapkan terima kasih kepadanya untuk semua hidup saya,” terang Maradona.

“Fidel memberitahu saya beberapa hal mengenai narkoba, pemulihan dan apa yang saya dapat dan tidak dapat lakukan,” sambungnya.

Fidel Castro sendiri adalah pejuang revolusi dan politisi Kuba. Castro memegang selaku Pertama Menteri Kuba dari 1959 sampai 1976 dan selaku Presiden Kuba semenjak 1976 sampai 2008.

Diego Maradona pernah rasakan, rasa-rasanya dari jadi seorang bintang jadi seorang pesakitan.

“Kepopuleran sudah memberikan hadiah ke saya beberapa hal,” kata Maradona.
“Saya mendapatkan wanita kulit putih dan kesenangan terlarang yang lain, itu lagi membuatku ketagihan,” lanjut D10S, demikian julukannya.

 

 

Kepopulerannya di periode muda, membuat Diego Maradona di umur senja kerap bolak-balik masuk ke rumah sakit.

Diawali di tahun 2015 tempo hari, Diego Maradona disampaikan jalani operasi bypass lambung sebab dia menanggung derita berat tubuh berlebihan. Malahan, pernah alami pendarahan lambung.

Terberat pada awal tahun 2020 ini, Maradona alami pembekuan darah di otak. Sampai pada akhirnya, Maradona meninggal dunia sebab alami henti jantung (cardiac arrest).

Leopoldo Luque, dokter individu Diego Maradona mengatakan jika kesehatan Diego Maradona demikian berlebihan. Itu tidak terlepas dari skema hidupnya di periode muda.

“Ia ialah pasien yang hidup pada keadaan berlebihan,” katanya.

Tetapi, Diego Maradona tidak berserah. Maradona lagi berusaha untuk tobat dan kembali pada jalan yang betul. Beberapa penyakit yang menggerogotinya sukses ditantang, hidupnya kembali lagi penuh kenyamanan.

Dan sekarang, Diego Maaradona telah ada di kehidupan kekal. Pembuat gol ‘Tangan Tuhan’ itu telah kembali pada segi Tuhan.

 

Diego Maradona kekal, minimal di sepakbola, atas peninggalan-warisan dan dampaknya. Dia bukan tiada cela, terutamanya di kepentingan luar lapangan.

Diego Maradona wafat di umur 60 tahun pada Rabu (25/11/2020) tempo hari. Legenda sepakbola itu mengembuskan napas paling akhir karena henti jantung.

Di atas lapangan hijau, peninggalan dan dampaknya masih berasa sampai sekarang walau dia telah pensiun dari sepakbola profesional pada 1997.

Bukan tiada alasan saat salah satunya pemain terbaik dunia sekarang ini, Lionel Messi, masih dan bukan mustahil akan dibanding dengan Maradona.

Tetapi Maradona bukanlah tiada cela. Bila di atas lapangan hijau masalah gol Tangan Tuhan bisa disaksikan selaku kecerdikan orang yang genial,

problemanya di luar lapangan tidak semudah itu.

Sudah diketahui dia cukup kesusahan menangani kecanduannya akan beberapa obat terlarang dan alkohol.

Mantan pemain Barcelona dan Napoli itu sempat terlibat masalah kekerasan pada pacarnya.

Mantan pemain timnas Argentina Osvaldo Ardiles menyebutkan perjalanan hidup Diego Maradona mendatangkan rintangan yang paling tidak gampang.

Maradona menjadi fokus perhatian semenjak umur benar-benar belia dan itu jadi kesusahan tertentu buatnya.

“Jadi Diego Maradona itu mengagumkan cantik. Tetapi di lain sisi, tidak gampang sama sekalipun. Semenjak di umur benar-benar muda, ia jadi subyek medium sejauh waktu,” papar mantan rekanan segrup Maradona di Argentina itu ke BBC.

“Ia tidak jalani periode kecil yang normal, ia tidak pernah punyai saat-saat remaja yang normal. Seluruh orang pengin dengannya, seluruh orang inginkannya, jadi itu mengagumkan susah,” tambah Ardiles, yang menjuara Piala Dunia 1978.

Gol tangan Tuhan jadi salah satunya peristiwa yang paling dikenang dalam profesi Diego Maradona. Cerita ini nampaknya akan kekal walau El Diego telah meninggal.
Diego Maradona wafat pada Rabu (25/11/2020) malam WIB. Legenda sepakbola Argentina itu mengembuskan napas paling akhir karena henti jantung.

Kepergiannya membuat sepakbola kehilangan salah satunya bintang besar. Nama El Diego tetap wangi sampai sekarang walau dianya sudah menggantung sepatu semenjak 1997.

Salah satunya peristiwa yang membuat sosok D10S lagi dibicarakan ialah gol tangan Tuhannya waktu menaklukkan Inggris 2-1 di Piala Dunia 1986. Manfaatkan sapuan pemain Inggris yang tidak prima, badan imut Maradona melonjak sekalian melebarkan tangannya.

Tangan Maradona sukses sentuh bola menyusul penjaga gawang Inggris waktu itu Peter Shelton sampai bola berguling masuk di gawang

Wasit menetapkan gol itu sebab handball Maradona tersamar gerak tubuhnya. Pada waktu itu, tidak ada VAR.

“Sedikit dengan kepala Maradona dan sedikit dengan tangan Tuhan,” kata Maradona mengenai gol itu diambil dari NBC.

Maradona sesungguhnya cetak 1 gol yang lain yang demikian mengagumkan di laga ini. Dia melalui enam pemain Inggris saat sebelum menjebol gawang Shelton.

Tetapi, gol tangan Tuhannya yang kelihatannya tidak pernah habis untuk diulas. Bahkan juga, hal tersebut ikut menenggelamkan cerita Argentina yang sanggup merangkul gelar Piala Dunia 1986.

Gol tangan Tuhan ini ibarat cerita rakyat. Cerita yang dikisahkan turun temurun dari Ayah ke anak sampai angkatan saat ini juga tahu kedahsyatan Maradona.

“Gol itu jadi sisi dari riwayat sepak bola,” catat Maradona dalam buku Touched by God: How We Won the Mexico ’86 World Cup yang keluar pada 2017.

“Masihlah ada anak berumur 10 tahun di luaran sana ini hari bernama ‘Maradona’ di nomor punggung mereka. Kegilaan seperti itu cuman dapat diterangkan dengan 1 gol.”

Cerita gol tangan Tuhan berikut yang nanti membuat sosok Maradona akan kekal walau dianya telah tidak akan ada di bumi ini. Figurnya tetap hidup dalam tiap cerita gol tangan Tuhan yang dikisahkan kembali lagi.

Adios Maradona

Juventus menuai point penuh saat melayani Cagliari di kelanjutan Liga Italia. Bianconeri menang 2-0 karena beberapa gol yang dibuat Cristiano Ronaldo.
Melayani Cagliari di Allianz Stadium, Minggu (22/11/2020) pagi hari WIB, Juventus tampil menguasai. Kepenguasaan bola tuan-rumah capai 68% dan mereka mencatat 22 shooting.

Ronaldo jadi bitang kemenangan Juventus. Pemain dari Portugal itu cetak gol pada menit ke-38 dan 42 untuk memberikan Juventus kemenangan.

Dengan kemenangan ini, Juventus naik ke rangking ke-2 klasemen Liga Italia dengan 16 point dari 8 pertandingan. Sesaat Cagliari berada di posisi kesebelas dengan 10 point.

Jalannya Pertandingan

Juventus sempat cetak gol pada menit kesebelas. Bermula dari gempuran yang dibuat Adrien Rabiot, bola dioper ke Alvaro Morata. Penyerang asal Spanyol itu selanjutnya memberikan bola ke Federico Bernardeschi yang tidak terkawal, yang selanjutnya berhasil membobol gawang Cagliari.

Tetapi, gol itu dibatalkan oleh wasit. Morata telah lebih dahulu ada dalam status offside.

Kesempatan kembali lagi didapatkan Juventus. Kesempatan ini Dejan Kulusevski berkesempatan cetak gol habis terima bola dari Cuadrado.

Desakan yang dilancarkan Juventus pada akhirnya berbuah hasil pada menit ke-38. Cristiano Ronaldo menyerang dari kiri dan melepas shooting dengan kaki kanan. Bola ke arah sudut bawah gawang Cagliari.

Empat menit selanjutnya, Ronaldo cetak gol ke-2 nya. Dari sepakan pojok Juan Cuadrado, bola dibelokkan oleh Merih Demiral. Ronaldo yang tidak terkawal di tiang jauh selanjutnya mengambil bola untuk membobol gawang Cagliari.

Masuk babak ke-2 , Juventus masih menggenggam kendalian permainan. Demiral hampir menambahkan keunggulan Juventus pada menit ke-53. Tetapi, bola tandukannya habis manfaatkan sepak sudut Cuadrado cuman mengenai garis gawang.

Gantian Bernardeschi yang mendapatkan kesempatan cetak gol

Juventus lakukan serbuan balik dan Kulusevski memberikan bola ke Bernardeschi. Bernardeschi melepas shooting, tetapi Cragno bisa menangkis bola.

Morata sia-siakan kesempatan untuk menambahkan keunggulan Juventus sesudah mendapatkan bola umpan dari Bernardeschi. Tendangan Morata masih membumbung di atas garis gawang.

Paulo Dybala menyebar teror ke gawang Cagliari dengan membawa bola ke tempat pertahanan musuh dan melepas shooting yang memaksakan Cragno lakukan pengamanan. Bola muntah disikat Kulusevski, tetapi kembali lagi diblok.

Di beberapa menit akhir pertandingan, Bernardeschi coba menambahkan keunggulan Juventus. Tetapi tembakannya masih ke arah pas ke Cragno.

Formasi Pemain

Juventus: Buffon; Cuadrado, Demiral, De Ligt, Danilo (Alex Sandro 85); Kulusevski (Chiesa 85), Arthur (Bentancur 85), Rabiot (McKennie 69), Bernardeschi; Morata (Dybala 69), Ronaldo

Cagliari: Cragno; Pisacane, Klavan (Carboni 70), Walukiewicz; Zappa, Marin (Caligara 70), Rog, Tripaldelli (Sottil 46); Joao Pedro, Ounas (Oliva 81); Simeone (Pavoletti 81)

 

Khabib Nurmagomedov telah mengatakan pensiun dari UFC. Tetapi jika ingin comeback serta rematch dengan Conor McGregor, uang melimpah tentu menunggu.
Sesudah menjaga sabuk juara kelas entengnya di UFC 254 melawan Justin Gaethje untuk 25 Oktober tempo hari di Fight Island, Abu Dhabi, Khabib Nurmagomedov mengatakan pensiun.

‘The Eagle’ tutup profesi dengan cemerlang. Dianya jadi petarung terbaik UFC (pound-for-pound), pemilik sabuk juara kelas enteng, serta punyai rekor kemenangan 29-0 alias tidak pernah kalah!

Khabib Nurmagomedov pensiun dari UFC sebab perintah ibundanya. Ibunya Khabib tidak ingin menyaksikan anaknya bertanding kembali tiada si ayah, Abdulmanap yang sudah wafat pada bulan Juli tempo hari karena penyakit jantung.

Walau demikian, banyak pihak memandang Khabib Nurmagomedov akan kembali pada octagon. Disebut, Khabib ingin lengkapi rekor pertempurannya jadi 30.

Pesaingnya, Conor McGregor dipandang akan ingin melayani Khabib kembali

McGregor sendiri pernah ditaklukkan Khabib untuk UFC 229 di Oktober 2018, Las Vegas.

Pertempuran yang disebutkan satu diantara yang paling besar di UFC itu penuh sinetron dari saat sebelum sampai sesudah duelnya.

Conor McGregor ternyata seringkali mengatakan siap rematch dengan Khabib Nurmagomedov. Tetapi Khabib, terus menampiknya sebab dianya tidak terpikat hadapi ‘The Notorious’ yang telah pernah ditaklukkannya.

Daniel Cormier, bekas petarung UFC kelas berat yang teman dekat dekat Khabib Nurmagomedov (sama latihan di American Kickboxing Academy), mengatakan jika pertempuran Khabib Nurmagomedov vs Conor McGregor jilid 2 akan bertanding benar-benar hebat!

“Pikirkan jika Conor McGregor dapat meraih juara interm kelas enteng. Lantas UFC kembali lagi panggil Khabib, wow,” tutur Daniel Cormier seperti dikutip ESPN.

Ya, Conor McGregor yang sekarang ada di rangking ke-4 kelas enteng harus naik rangking dahulu. Jika benar-benar mampu meraih juara interm, dianya punyai kesempatan besar untuk hadapi Khabib.

Daniel Cormier menyebutkan, bila Khabib Nurmagomedov vs Conor McGregor jilid 2 betul-betul berlangsung, maka banjir uang!

“Akan ada beberapa uang di situ kelak,” tutur Cormier.

Di tanding pertama kali mereka, Khabib Nurmagomedov mendapatkan bayaran USD 2 juta atau sama dengan Rp 28 miliar. Conor McGregor walau kalah, uangnya lebih besar sebab bayaran dari sponsor pribadinya, yang ditotal capai angka USD 3 juta atau sama dengan Rp 43 miliar.

Manager Khabib Nurmagomedov, Ali Abdelaziz dari Dominance MMA menjelaskan hal sama. Justru, Khabib dapat mendapatkan uang yang berulang-kali lipat dari pertempuran pertama kalinya dengan Conor McGregor.

“Pertempuran menantang McGregor benar-benar logis dengan keuangan. Itu akan datangkan uang banyak. Selaku petarung, saya berpikir Khabib dapat memperoleh USD 50 juta (sama dengan Rp 724 miliar-red),” tutur Abdelaziz diambil dari MMA Junkie.

Walau demikian, Khabib Nurmagomedov terus memperjelas dianya tidak terpikat dengan uang. Tetapi untuk rekor 30 kemenangan serta uang melimpah, tergiurkah ‘The Eagle’?

Mantan Manager Arsenal Arsene Wenger menyarankan perombakan beberapa ketentuan di sepakbola. Salah satunya di lemparan ke, korner, serta sepakan bebas.
Arsene Wenger sekarang ini memegang untuk Kepala Peningkatan Sepakbola Global FIFA. Kedudukan itu memberikannya kuasa untuk menilai beberapa aturan sepakbola.

Pria Prancis itu awalnya menyarankan perombakan ketentuan offside. Dalam idenya itu, seorang pemain tidak dipandang offside bila sisi badannya yang dapat cetak gol sejajar dengan pemain paling akhir team musuh, walau ada anggota badan yang lain menjorok.

Dalam perbincangan paling baru dengan L’Equipe, Wenger menyarankan beberapa perombakan yang lain. Berkaitan lemparan ke contohnya, dia ingin di masa spesifik lemparan dapat ditukar dengan sepakan.

“5 menit sebelumnya buyar, satu lemparan ke buat Anda semestinya jadi keuntungan. Tetapi di keadaan-situasi ini, Anda hadapi 10 pemain outfield musuh, sesaat Anda hanya punyai 9,” katanya dikutip Marca.

“Statistik memperlihatkan jika 8 dari 10 keadaan lemparan ke itu, Anda kehilangan bola. Bukannya lemparan, di paruh lapangan Anda sendiri, Anda perlu punyai peluang untuk ambil satu sepakan,” paparnya.

Pria yang saat jadi manager dipanggil The Professor itu tawarkan inspirasi berkaitan sepakan pelosok serta sepakan bebas

Korner meliuk yang pernah keluar tetap dipandang resmi, sedang sepakan bebas dapat dioper cepat ke diri kita.

“Kami menimbang hal yang lain: sepak sudut meliuk yang keluar dari lapangan lalu kembali lagi masuk harus dibikin resmi. Ini akan membuat peluang baru untuk cetak gol. Ada pula pilihan untuk lakukan sepakan bebas cepat buat diri kita,” tambahnya.

Sepakat dengan saran Wenger itu?

Drawing babak group Liga Champions 2020/2021 telah usai. Berikut dari hasil Group A sampai Group H.
Pada acara drawing yang digelar di tempat besar UEFA, Nyon, Kamis (1/10/2020) malam WIB, Giorgio Marchetti sebagai deputi sekretaris jenderal UEFA pimpin ditemani Didier Drogba serta Florent Malouda, dua bekas pemain yang memenangkan Liga Champions bersama Chelsea.

Inilah hasil drawingnya:

Grup A
Bayern Munich
Atletico Madrid
Red Bull Salzburg
Lokomotiv Moskow

Grup B
Real Madrid
Shakhtar Donetsk
Inter Milan
Borussia Moenchengladbach

Grup C
FC Porto
Manchester City
Olympiakos
Marseille

Grup D
Liverpool
Ajax Amsterdam
Atalanta
FC Midtjylland

Grup E
Sevilla
Chelsea
Krasnodar
Rennes

Grup F
Zenit
Borussia Dortmund
Lazio
Club Brugge

Grup G
Juventus
Barcelona
Dynamo Kiev
Ferencvaros

Grup H
Paris Saint-Germain
Manchester United
RB Leipzig
Istanbul Basaksehir