Manchester City tidak berhasil memperoleh point penuh dari West Ham United. Team tuan-rumah bermain bertahan benar-benar dalam sampai mempersulit The Citizens.
West Ham United versus Manchester City tersaji di London Fase ke Sabtu (24/10/2020) malam WIB, dalam kelanjutan Liga Inggris. Man City sebenarnya sanggup memimpin permain di 15 menit awalnya dengan melepaskan 2 shooting, tetapi tidak ada yang ke arah gawang.

The Hammers tampil efisien waktu mendapatkan momen melepas shooting pertama kali. Pada menit ke-18, Michail Antonio sukses menyobek gawang Man City ussai menyelesaikan assist Vladimir Coufa.

Kebuntuan Man City baru terlewati pada menit ke-51 melalui Phil Foden. Menyongsong umpan Joao Cancelo, Foden dengan tenang memutarkan tubuhnya serta melepaskan shooting untuk mencabik gawangnya Lukasz Fabianski.

Keseluruhannya, Man City kuasai permainan dengan 70 % perebutan bola serta West Ham hanya mendapatkan 30 %. Tetapi, supremasi itu hanya dapat memberi team tamu score akhir 1-1.

Jumlah shooting team garapan Pep Guardiola capai 14 kali dengan 7 yang ke arah gawang

West Ham melepaskan 2 shooting on sasaran dari 6 eksperimen.

Guardiola sampaikan fakta ketidakberhasilan teamnya menang.Permainan bertahan yang diaplikasikan West Ham dapat dibuktikan membuat Man City kesusahan mengubah situasi dari ketinggalan.

“Kami membuat beberapa kesempatan. Pertahanan West Ham bertahan demikian dalam hingga susah untuk mendapati tempat, tapi kami mempunyai kesempatan,” ucap Guardiola seperti diambil dari BBC.

“Saya berpikir kami tidak bermain jelek terkecuali di 10 menit paling akhir set pertama kali. Kami mengawali dengan baik sekali, kami kecolongan waktu mereka pertama-tama memperoleh peluang,” manager asal Spanyol itu memperjelas.

Miami Heat menang 111-108 pada laga hidup-mati atau Game 5 Final NBA 2020, Jumat, 9 Oktober waktu ditempat. Jimmy Butler jadi pendulang point paling banyak dengan dengan 35 point, 12 rebound, serta 11 asis. Tapi di game itu, Duncan Robinson mainkan peranan penting.

Robinson cetak 26 point dengan ketepatan 8 dari 15 eksperimen, termasuk juga 7 dari 13 tripoin. Selain andil dari bagian point, Robinson menolong pertahanan dengan jaga LeBron James ketika gawat.

Kenyataannya, Duncan Robinson jadi pemain ke-5 dalam riwayat NBA yang sanggup cetak lebih dari 6 tripoin sekitar 4x berturut-turut atau lebih. Robinson bersanding dengan beberapa nama penembak tepat terkenal di liga seperti Jamal Murray, James Harden, Klay Thompson serta Stephen Curry.

Disamping itu, 7 tripoin yang diciptakan di game ke-5 ini membuat Robinson menyamakan catatan Klay Thompson di game ke-5 Final NBA 2019 kemarin. Termasuk beberapa pemain yang cetak jumlah shooting yang sama dengan Kyrie Irving, Stephen Curry, Danny Green, Scottie Pippen, Ray Allen, Mike Miller, JR Smith, serta Kenny Smith.

Twitter NBA.com/Stats menyebutkan jika Duncan Robinson membuat riwayat baru

Ia ialah undrafted player yang bermain di Final NBA dengan cetak 7 tripoin. Awalnya rekor itu digenggam oleh pemain San Antonio Spurs, Gary Neal, dengan 6 tripoin pada Final NBA 2013.

Robinson pada akhirnya mendapati ruangan tembak lebih bebas sesudah Bam Adebayo kembali pada permainan sesudah luka. Adebayo ialah fasilitator penting Robinson yang membuat dapat melarikan diri dari kejaran Kentavoius Caldwell-Pope yang tetap mengikutinya. Jimmy Butler mengatakan untuk unsur pahlawan kemenangan Heat. Ditambah lagi kemampuan Heat tereduksi sebab Goran Dragic luka.

“Duncan, itu yang kami harap dari dianya. Ia bisa menjadi unsur kemenangan kami selanjutnya,” kata Jimmy Butler, sesudah pertandingan selesai.

Duncan Robinson dalam wawancana sesudah pertandingan akui jika Jimmy Butler ajak beberapa pemain berjumpa di kamarnya. Robinson salah satunya yang menjadi target kemarahan Butler. Walau dipandang keras, tapi Robinson terlihat terima perlakuan itu. Dia paham jika Butler bertanggungjawab atas team ini.

“Jimmy memang keras padaku. Tetapi itu sebab ia mengharap banyak padaku. Jadi saya dapat menerimanya. Saat ini kami konsentrasi untuk game seterusnya,” tutur Duncan Robinson.

Manchester United serta Liverpool saling dibantai rivalnya akhir pekan kemarin. Rekor pemirsa Liga Inggris di aliran Sky Sports juga pecahkan rekor!
Minggu (4/10) tempo hari pada Liga Inggris pekan ke-4 berlangsung surprise yang buat fans sepakbola takjub. Manchester United dibantai mutlak 1-6 dari tamunya, Tottenham Hotspur.

Seterusnya, gantian juara bertahan Liverpool yang digunduli habis-habisan oleh team yang hampir terdegradasi musim kemarin, Aston Villa. Aston Villa menghajarnya habis-habisan dengan score menonjol 7-2!

Dikutip dari Daily Star, ke-2 pertandingan itu di luar perkiraan. Kemungkinan, Manchester United vs Tottenham Hotspur bisa usai seimbang alias imbang.

Liverpool juga harusnya dapat menaklukkan Aston Villa dengan gampang. Tetapi itu sepakbola, sulit ditebak.

Salah satunya pemegang hak siar Liga Inggris yaitu Sky Sports memberi data mengagetkan

Saat dua team raksasa sepakbola Inggris itu dibantai beberapa lawannya dalam satu hari, berlangsung rekor baru!

Tertera pada hari itu, Sky Sports dilihat oleh lebih dari 14 juta pemakai. Awalnya, tidak pernah sekitar itu.

 

“Jumlah tontonan ini memperlihatkan keutamaan olahraga buat pirsawan kami,” kata Direktur Eksekutor Sky Sports, Rob Webster.

“Waktu masyarakat Inggris habiskan lebih beberapa waktu di dalam rumah, saya suka kami bisa tampilkan pilihan content olahraga kelas dunia dari penjuru dunia,” sambungnya.

Di pada hari Minggu itu, memang terdapat beberapa tempat olahraga yang lain disiarkan Sky sports seperti National Football League (NFL) serta tinju. Tetapi pasti, angka palig besar dari pertandingan MU vs Spurs serta Aston Villa vs Liverpool.

Walau demikian, Sky Sports tidak menguraikankan lebih lanjut data pas pemirsanya saat dua laga itu. Satu yang tentu saat peristiwa Anthony Martial diganjar kartu merah, penontonnya yang baru masuk serta melihatnya capai angka 3,3 juta.